Melestarikan Ilmu Pribadi Melalui Rutinitas "Knowledge Capture"

Leave a Comment
Apa yang kita miliki (baik berupa ilmu pengetahuan, perasaan, dll) yang dapat bermanfaat bagi kehidupan sesama manusia dapat kita lestarikan melalui rutinitas dokumentasi (atau "Knowledge Capture"). Contohnya:

  • Seorang guru yang telah memiliki banyak pengalaman mengenai bagaimana teknik mengajar dan mendidik murid sehingga berhasil, perlu untuk mendokumentasikan mengenai bagaimana pengalaman dan metode-metode yang dia gunakan dalam mengajar dan mendidik murid-muridnya sehingga berhasil.
  • Seorang dokter yang telah memiliki banyak pengalaman dalam mengobati kasus-kasus penyakit pasiennya, perlu untuk mendokumentasikan mengenai pengalaman dan prosedur-prosedur yang dia dilakukan dalam mengobati pasiennya.
  • Seorang programmer yang telah memiliki banyak jam terbang dalam membuat program dan melakukan koding, perlu untuk mendokumentasikan mengenai pengalamannya dan uraian-uraian komponen yang perlu dipelajari sehingga mahir menjadi seorang programmer.
  • Seorang sahabat yang telah berhasil membawa sahabatnya lepas dari jeratan narkoba, perlu untuk mendokumentasikan mengenai pengalamannya dan bagaimana ia hingga berhasil melepaskan sahabatnya dari jeratan narkoba.
  • Seorang anak yang telah merasakan bagaimana baiknya seorang ibu yang membesarkan dia sebagai single parent, perlu untuk mendokumentasikan mengenai pengalaman hidupnya.



Mengapa dokumentasi ini sangat penting ? Jawabannya ialah agar seseorang dapat meneruskan / melestarikan apa yang ada di dalam dirinya (baik berupa ilmu pengetahuan, perasaan, pengalaman hidup, dll) kepada orang lain, baik untuk generasi saat ini maupun untuk generasi mendatang. Jadi, keterampilan seorang guru, dokter, programmer, tidak hanya terbatas selama orang yg bersangkutan masih aktif di bidang pekerjaannya, tetapi keterampilan tersebut menjadi abadi melalui konten-konten yang termuat di dalam dokumentasi.


Dokumentasi perlu dibuat sedemikian rupa dengan tujuan agar maksud penulis tersampaikan secara jelas kepada pembaca.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar