Rabu, 18 April 2018

Aplikasi Pertokoan Gratis Indonesia

Aplikasi Pertokoan Gratis Indonesia

Aplikasi-aplikasi pertokoan buatan anak Indonesia yang gratis sudah cukup banyak beredar di internet, namun hanya sedikit dari aplikasi-aplikasi tersebut memiliki kualitas yang baik. Di sini, penulis mengumpulkan beberapa aplikasi pertokoan yang gratis namun memiliki kualitas yang cukup baik. Adapun kriteria/syarat yang harus dipenuhi oleh aplikasi pertokoan yang diposting pada artikel ini ialah :

- - - Syarat Umum - - -
  • Fitur-fitur aplikasi mengakomodasi kebutuhan untuk usaha pertokoan.
  • Aplikasi berlisensi gratis sepenuhnya (full versi, tanpa limit, tanpa masa trial, tanpa serial-number, tanpa registrasi, dan tidak berbayar).
  • Pengembang aplikasi menyediakan kontak yang dapat dihubungi oleh pengguna aplikasi dan bersedia untuk senantiasa memberikan bantuan kepada pengguna aplikasi bila terjadi masalah (contact availability & continuous help/support).
  • Dikembangkan oleh Warga Negara Indonesia.

- - - Syarat Aplikasi - - -
  • Memiliki fitur yang cukup komplit.
  • Memiliki user-interface yang menarik dan sederhana sehingga memudahkan bagi pengguna aplikasi untuk memahami dan menggunakan aplikasi.
  • Bebas bug/error.

Dan berikut ini adalah daftar aplikasi pertokoan gratis buatan anak Indonesia (tanggal update terakhir : 19 April 2018).




...



# Solusi Toko ( http://solusiprogram.com )

...




...
Selasa, 20 Februari 2018

Melestarikan Ilmu Pribadi Melalui Rutinitas "Knowledge Capture"

Apa yang kita miliki (baik berupa ilmu pengetahuan, perasaan, dll) yang dapat bermanfaat bagi kehidupan sesama manusia dapat kita lestarikan melalui rutinitas dokumentasi (atau "Knowledge Capture"). Contohnya:

  • Seorang guru yang telah memiliki banyak pengalaman mengenai bagaimana teknik mengajar dan mendidik murid sehingga berhasil, perlu untuk mendokumentasikan mengenai bagaimana pengalaman dan metode-metode yang dia gunakan dalam mengajar dan mendidik murid-muridnya sehingga berhasil.
  • Seorang dokter yang telah memiliki banyak pengalaman dalam mengobati kasus-kasus penyakit pasiennya, perlu untuk mendokumentasikan mengenai pengalaman dan prosedur-prosedur yang dia dilakukan dalam mengobati pasiennya.
  • Seorang programmer yang telah memiliki banyak jam terbang dalam membuat program dan melakukan koding, perlu untuk mendokumentasikan mengenai pengalamannya dan uraian-uraian komponen yang perlu dipelajari sehingga mahir menjadi seorang programmer.
  • Seorang sahabat yang telah berhasil membawa sahabatnya lepas dari jeratan narkoba, perlu untuk mendokumentasikan mengenai pengalamannya dan bagaimana ia hingga berhasil melepaskan sahabatnya dari jeratan narkoba.
  • Seorang anak yang telah merasakan bagaimana baiknya seorang ibu yang membesarkan dia sebagai single parent, perlu untuk mendokumentasikan mengenai pengalaman hidupnya.



Mengapa dokumentasi ini sangat penting ? Jawabannya ialah agar seseorang dapat meneruskan / melestarikan apa yang ada di dalam dirinya (baik berupa ilmu pengetahuan, perasaan, pengalaman hidup, dll) kepada orang lain, baik untuk generasi saat ini maupun untuk generasi mendatang. Jadi, keterampilan seorang guru, dokter, programmer, tidak hanya terbatas selama orang yg bersangkutan masih aktif di bidang pekerjaannya, tetapi keterampilan tersebut menjadi abadi melalui konten-konten yang termuat di dalam dokumentasi.


Dokumentasi perlu dibuat sedemikian rupa dengan tujuan agar maksud penulis tersampaikan secara jelas kepada pembaca.
Sabtu, 03 Februari 2018

Bekerja Dalam Bidang Medis (Kedokteran)

Jika kita bekerja dalam dunia medis (seperti menjadi seorang dokter maupun perawat), tentu tidak sama sebagaimana jika kita bekerja pada bidang profesi lainnya. Profesi ini adalah profesi yang menuntut pengabdian sosial bagi sesama kita, entah apakah kita melakukannya secara sukarela atau terpaksa.

Saya (sebagai seorang yg memiliki penyakit dan bukan seorang yang memiliki harta yg banyak) merasa bahwa dunia medis sangat tidak manusiawi. Para dokter memberi tarif yang sangat mahal untuk sekali konsultasi, misalnya dari 150 ribu hingga 250 ribu utk sekali konsultasi. Ya, para dokter-dokter yg luar biasa ini memang sudah menjadi seorang dokter (malahan sudah memperoleh gelar profesor setelah belajar di luar negeri), Tetapi Jiwa Mereka Bukanlah Jiwa Seorang Dokter. Bayangkan saja bagi para sesama yang berprofesi rendah (sebagai tukang becak, pemulung, atau petani di desa), untuk memperoleh uang sebesar 20.000 saja harus bekerja selama seharian penuh. Lalu bagaimana jika mereka tiba-tiba sakit dan ingin berobat ke dokter ? Mungkin bagi mereka, hanya Tuhanlah sendiri harapan mereka yang dapat menjadi dokternya.

Orang Miskin Dilarang Sakit ! Inilah realitas kenyataan saat ini !

Saya secara pribadi bukan seorang yang baik hati, tetapi saya punya budi pekerti yang baik. Saya mengerti kesusahan orang lain bahkan jika seandainya saya sendiri tidak mempedulikannya dan mengasihinya di dalam diriku. Saya akan belajar giat untuk menjadi seorang dokter.... dan saya akan tunjukkan kepada para dokter-dokter materialistis tersebut bagaimana seharusnya menjadi seorang dokter !!!!

Hai kamu yang sedang meniti karir dalam dunia medis, ketahuilah bahwa kesehatan adalah hak dasar bagi setiap manusia !!!!
Kesehatan bukan sesuatu yang bisa diganti atau dinilai dengan uang !!!!
Janganlah mengambil untung daripada sesamamu yang sakit !!!! Tetapi sembuhkan tubuh mereka dengan segenap kemampuanmu sekalipun engkau harus merugi harta dan tenaga karena mereka !!!! Baik Sukarela Atau Terpaksa Engkau Harus Melakukannya, karena itulah arti menjadi seorang dokter maupun perawat !!!! Lakukanlah kemuliaan ini, dan semoga Allah memberikan kepada kita kebahagiaan dan sukacita dalam menjalaninya ! Semoga juga Allah mencukupkan kehidupan kita karena kita telah melakukan kebaikan bagi sesama kita !!!!
Berusahalah untuk menjadi seorang dokter yang berjiwa sosial dan mempedulikan sesama ! Tanpa tubuh yang sehat, bagaimana seseorang dapat menjalani kehidupan yang normal dan bahagia ? Mari kita berusaha untuk berbuat baik bagi sesama kita, baik terpaksa maupun sukarela.

Belajar di perguruan tinggi sejatinya bukan hanya untuk memperoleh gelar dan ijasah yang dapat digunakan untuk bekerja. Tetapi untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya sehingga kita dapat mempergunakan ilmu tersebut untuk berbuat kebaikan bagi sesama. Janganlah mengambil untung dari mereka yang susah, sebaliknya takutlah akan Allah dan tolonglah sesamamu yang sedang sakit. Mari berusaha !
 
Copyright 2009 My Blog